Majalah Tempo | 3 Juli 2016

DIBERI nama iStow-2, program ini membantu nakhoda membuat stowage planning atau perencanaan muatan kapal dalam pelayaran. Yang tak kalah penting, iStow-2 membuat simulasi pemuatan bagasi di atas kapal.

Simulasi itu menjadi rujukan penataan barang sesuai dengan berat dan kemampuan kapal agar stabil ketika berlayar. Dalam simulasi, barang yang berpotensi memicu ledakan ditempatkan berjauhan, sekaligus menata bagasi menurut asal dan tujuan. Dengan begitu, kontainer yang lebih awal tiba di tujuan ditempatkan di posisi yang mudah di bongkar.